Posyandu Keluarga Puskesmas Kempo

Pembangunan Kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan derajat hidup masyarakat yang setinggi-tingginya.Dalam agenda prioritas pembangunan nasional, pembangunan kesehatan diarahkan untuk meingkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Mengacu pada Rencana Strartegis Dinas kesehatan Provinsi NTB sebagai target tahun 2019 dan Program unggulan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di tahun 2023 Provinsi Nusa Tenggara Barat Zero Waste, berbagai hal yang telah dicapai di tahun sebelumnya tersebut kiranya masih memerlukan upaya yang cukup keras. Kecamatan Kempo gangguan gizi pada anak dibawah usia dua tahun secara kuantitas belumberkurangsecarabermakna. Kegiatan program Lansia, Kespro, PTM dan kegiatan lainnya belum maksimal dilakukan di Posyandu. Rendahnya kemampuan kader, kurangnya dukungan pemerintah Desa, kurangnya minat masyarakat kePosyandu sehingga menyebabkan kurang optimalnya fungsi Posyandu.

Peningkatan kasus Penyakit tidak menular ( PTM ) di wilayah Kerja Puskesmas Kempo dalam satu tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan, Demikian pula halnya dengan angka kesakitan di Puskesmas Kempo yang sekalipun menurun tetapi belum sesuai harapan. Penyakit menular seperti: TB, Kusta, ISPA, Diare, Malaria dan DBD, dan walaupun angka kematian ibu dalam dua tahun terakhir di Kecamatan Kempo tidak terjadi, Selain penyakit menular penyakit tidak menural seperti penyakit : hipertensi, diabetes mellitus dan obesitas cendrung meningkat serta menunjukkan potensi yang semakin besar sebagai penyebab kematian. Derajat kesehatan masyarakat yang belum optimal tersebut hakekatnya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan genetika.

Sehubungan dengan hal tersebut perlu dilakukan upaya terobosan/ Inovasi pelayanan Posyandu menuju Posyandu Keluarga yang bertujuan: mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ditingkat Desa. Posyandu Keluarga meningkatkan kinerja pelayanan dalam membangun Sumber Daya sejak usia dini sampai usia tuaPengertian

 

 

Berikut ini Pedoman Posyandu Keluarga Puskesmas Kempo

PEDOMAN POSYANDU KELUARGA PUSKESMAS KEMPO

 

Pengertian Posyandu Keluarga adalah integrasi pelayanan kesehatan dasar di tingkat dusun / Desa yangterdiri dari Posyandu KIA, Posbindu/ Remaja dan Posyandu Lansia serta terintegrasi dengan Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang dilaksanakan di satu tempat dalam waktu bersamaan.

 SASARAN POSYANDU KELUARGA Integrasi dengan BANK Sampah

Yang menjadi sasaran Posyandu Keluarga adalah masyarakat di wilayah kerja Posyandu yang bersangkutan yang meliputi :

  1. Bayi dan Anak Balita (0 – 59 bulan)
  2. Remaja laki/ perempuan (anak SMP dan SMA)
  3. Remaja putus Sekolah ( umur 10-19 tahun )
  4. Remaja Disabilitas ( umur 10 tahun-19 Tahun )
  5. Remaja ODGJ
  6. Ibu Hamil dan Menyusui
  7. Lanjut Usia

Tujuan Posyandu Keluarga Integrasi dengan BANK SAMPAH

 Mendekatkan pelayanan bagi masyarakat dengan mengintegrasi beberapa kegiatan dalam satubentuk kegiatan dan melibatkan pihak lain dalam mendukung upaya program ini. Yaitu: dengan menggandeng pihak ke dua ( BANK SAMPAH Sahabat mengajar Desa Ta,a Kecamatan Kempo )

kegiatan Imunisasi MR

Pin It on Pinterest

Share This